U-Report
Rasa Haru di Tengah HUT RI ke-65 di Ceko
Nenden Novianti menceritakan pengalaman pertama merayakan HUT RI di luar negeri
Rabu, 18 Agustus 2010, 08:53 WIB
Nenden Novianti
Masyarakat Indonesia dan Ceko rayakan HUT RI ke-65 di Praha (VIVAnews / Dokumentasi Inggita Notosusanto)

VIVAnews – Lagu kebangsaan "Indonesia Raya" dinyanyikan dengan hikmat oleh sekitar 100 orang yang mengiringi pengibaran bendera merah putih hingga tepat di puncak tiang, yang berdiri tegak di halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Praha, Republik Ceko, Selasa 17 Agustus 2010.

Meskipun lagu Indonesia yang utama diputar melalui pemutar cakram, tapi tak menghalangi hadirin peserta upacara untuk turut menyanyikannya, termasuk saya.

Ini adalah pengalaman pertama kali saya merayakan HUT RI di luar negeri. HUT RI ke-65 ini menjadi istimewa, karena saya berkesempatan memenuhi undangan KBRI Praha untuk turut merayakan bersama dengan masyarakat dan sahabat Indonesia di Praha. Bukan upacara biasa, setidaknya saya menyanyikan lagu kebangsaan ini dengan kerongkongan tercekat, sesak oleh rasa haru.

Menyaksikan bendera merah putih itu perlahan naik dan berkibar di tengah hembusan angin dingin bersuhu 15 derajat celcius, di tengah musim panas, sungguh pengalaman yang luar biasa. Betapa saya lebih merasakan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini dengan lebih bermakna.

Upacara dimulai pukul 10 pagi diwarnai mendung yang menggelayut di langit kota Praha. Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Republik Indonesia, Azis Nurwahyudi menjadi pembina upacara, dengan para petugas upacara gabungan dari staf KBRI, mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Ceko maupun warga Indonesia yang bermukim di Indonesia.

Bismo Gondokusumo misalnya, pria berusia 70 tahun ini, sudah bermukim di Ceko sejak tahun 1960-an sebagai mahasiswa yang dikirim oleh Presiden Soekarno, bertugas menjadi pembaca naskah proklamasi.

Pembaca doa, Iwan Rachyadi, mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Universitas Charles, dan naskah pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dibacakan oleh Sik Kwang Then, warga Indonesia yang bekerja di sebuah perusahaan multinasional di Praha, yang sengaja cuti bekerja khusus untuk tugas ini.

Peringatan HUT ke-65 di Praha kali ini juga terasa lebih istimewa, karena upacara pengibaran ditutup dengan penyematan Bintang Jasa Pratama yang dianugerahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas nama pemerintah Indonesia kepada Profesor Zorica Dubovska, yang telah berjasa mempromosikan budaya dan bahasa Indonesia di Ceko selama lebih dari 50 tahun.

Penghargaan pada wanita berusia 84 tahun ini disambut Dubovska dengan rasa haru yang mendalam. “Saya tak pernah berharap akan dihargai setinggi ini, saya hanya orang kecil,” katanya berulang kali seusai upacara, dengan mata berkaca-kaca. Turut menyaksikan penyematan penghargaan ini adalah Jaroslav Olsa, mantan Duta Besar Ceko untuk Indonesia  yang juga mahasiswa Dubovska.

Acara perayaan HUT RI ke-65 di KBRI Praha masih akan berlanjut sore dengan Tajuk Gempita Kampung Merdeka. Akan ada pentas seni, pemutaran film, pameran foto dan bazaar yang menjual berbagai makanan tradisional, souvenir dan buku yang digelar oleh warga Indonesia di Praha.


• VIVAnews

Share :
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
Tentang U-REPORT
Semua isi materi baik berupa teks, foto dan video yang dimuat oleh U Report adalah tanggung jawab pengirim sepenuhnya. Redaksi berhak mengedit materi sepanjang tidak mengubah isi dan substansi.

Kami adalah portal berita, dan melalui kanal ini, ingin mengajak anda terlibat dalam proses penciptaan berita. Peristiwa terjadi setiap saat, dan karena itu pasti lebih banyak berita di sekitar kita dari apa yang terlihat di media, baik cetak maupun elektronik.

Anda boleh berbagi cerita yang tak biasanya kita baca atau tonton. Cerita yang kuat, menarik, penting, dan bersifat mendesak dari anda, sangat mungkin menjadi salah satu headline di VIVAnews.

Selamat berbagi cerita.
 
TOPIK U-REPORT
Cara Mesra Meredam Amarah Kekasih
Dycko Novanda
Berikan sentuhan canda, seperti dicubit pipinya, dielus kepalanya, dan dipijit hidungnya.