U-Report
Film Perempuan Nias Diputar di Bali
Film Perempuan Nias akan meramaikan Konferensi Asia Tenggara CST 18-20 Maret.
Selasa, 17 Maret 2009, 12:51 WIB
Fahriz Tanjung
Bali (http://www.premierholidays.co.uk)

VIVAnews - Sebuah film karya anak Medan yang berjudul Perempuan Nias Meretas Jalan Kesetaraan (PNMJK) akan diputar untuk mengisi acara Konfrensi Asia Tenggara Child Sex Tourism (CST) pada 18-20 Maret di Sanur Paradise Bali.

Film bergenre dokudrama yang di produksi oleh PKPA, SFD dan AJI Medan itu rencananya akan disaksikan oleh peserta Konfrensi dari mancanegara yang peduli pada penanggulangan dan penghapusan Ekspoitasi Seksual Komersial Anak (ESKA)

Koordinator Stering Comitte CST Ahmad Sofyan menyebutkan, film PNMJK telah lolos masuk agenda konfrensi sejak sepekan lalu dan kini panitia tengah menyiapkan sebuah ruangan khusus untuk pemutaran film itu.

”Kita lebih memilih film produksi anak-anak Sumatera Utara itu di tayangkan bukan saja karena faktor tontonan-nya yang menarik dan edukatif tapi film PNMJK  juga merupakan simbol medium kampanye untuk menolak pernikahan usia dini” ujar Sofyan menjelaskan.

Lebih  lanjut Misran  Lubis  selaku  Producer  Film  memaparkan,  bahwa  film  PNMJK diproduksi atas niat menjadikan media  pembelajaran  kepada  masyarakat agar memahami dan menghargai hak anak dan perempuan.

Mendengar informasi film PNMJK akan diputar di Bali sekaligus menjadi ikon medium tolak pernikahan usia dini, sang sutradara film dari Sineas Film Documentary (SFD) Medan Onny Kresnawan mengaku terharu sekaligus bersukacita. Menurutnya, upaya dan kerja keras kawan-kawan yang terlibat dalam produksi PNMJK ternyata terus diapresiasi positif di luar daerah.

”Semua itu berkat kerja keras dan keseriusan teman-teman kru dan para pemerannya. Semoga film PNMJK bisa menjadi terobosan baru sebagai medium kampanye yang berdaya kontrol sosial bagi publik di dalam maupun luar negeri” tutur Onny yang mulai mempersiapkan keberangkatannya ke Bali.

Film PNMJK diangkat dari sebuah penelitian serta fenomena sosial budaya masyarakat di Pulau Nias, Sumatera Utara dan langsung diperankan oleh anak-anak Nias dan masyarakat setempat.

Film berdurasi 35 menit dan memakai subtitle bahasa Inggris itu berkisah tentang seorang anak (Yanti, diperankan oleh Vini S Zega) yang akan dinikahkan seusai menamatkan pendidikan menegah pertamanya.

Namun, bercermin dari kisah tragis kakaknya terdahulu (Mira, diperankan Noveria Zega) ia berontak meski resikonya harus menghadapi berbagai pertentangan. [b]

logo balebengong


• VIVAnews

Share :
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
Tentang U-REPORT
Semua isi materi baik berupa teks, foto dan video yang dimuat oleh U Report adalah tanggung jawab pengirim sepenuhnya. Redaksi berhak mengedit materi sepanjang tidak mengubah isi dan substansi.

Kami adalah portal berita, dan melalui kanal ini, ingin mengajak anda terlibat dalam proses penciptaan berita. Peristiwa terjadi setiap saat, dan karena itu pasti lebih banyak berita di sekitar kita dari apa yang terlihat di media, baik cetak maupun elektronik.

Anda boleh berbagi cerita yang tak biasanya kita baca atau tonton. Cerita yang kuat, menarik, penting, dan bersifat mendesak dari anda, sangat mungkin menjadi salah satu headline di VIVAnews.

Selamat berbagi cerita.
 
TOPIK U-REPORT
Cara Mesra Meredam Amarah Kekasih
Dycko Novanda
Berikan sentuhan canda, seperti dicubit pipinya, dielus kepalanya, dan dipijit hidungnya.