VIVAnews - Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin berjanji untuk mempercepat pembangunan sehingga bisa mendatangkan investor baik dari dalam maupun dari luar negeri.
Hal ini didukung pula dengan kedatangan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal M Lutfi ke Sumatera Selatan. "Kita perhatikan modal yang ada di Indonesia pada saat ini, kini sangat baik sekali, perlunya margin market termasuk Indonesia di tahun 2007 nilainya hingga mencapai lebih dari US$ 520 miliar, dari US$ 300 miliar," katanya.
Dia menyebutkan, para investor luar kini sudah komit untuk datang ke Indonesia dalam rangka menjajaki penanaman modal di Indonesia, ungkap Lutfi.
Lutfi mengatakan, rencananya pihak penanam modal dari Eropa akan berencana ke Indonesia. Misalnya investasi di bidang nikel yang mencapai nilanya US$ 4,6 miliar.
Industri alas kaki, itu juga akan sangat bersaing dengan China dan
Komitmen dari Gubernur Sumatera Selatan juga akan lebih menyakinkan investor yang ada, akan kerjasama dengan petrokimia, pabrik pupuknya.
Dipastikan Sumatera Selatan akan menjadi pusat industri nasional bahkan internasional.